Hujan Pertama Turun, Sejumlah Titik di Kota Batu Mulai Tergenang Air

Salah satu luberan air di kawasan Junrejo Kota Batu (Ist)

HEADTOPIC.COM – Hujan pertama yang mengguyur wilayah Kota Batu mulai memunculkan persoalan genangan air di sejumlah titik. Kondisi ini menjadi perhatian, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan perkotaan.

Genangan air yang muncul setelah hujan turun diduga berkaitan dengan kondisi saluran drainase yang belum mampu menampung debit air secara optimal. Sejumlah ruas jalan pun berpotensi mengalami perlambatan arus lalu lintas akibat air yang menggenangi badan jalan.

Bacaan Lainnya

Fenomena ini menjadi peringatan dini bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap sistem drainase, khususnya di kawasan yang selama ini rawan terjadi genangan, pada Sabtu 31 Oktober 2026.

Pasalnya, meski hujan baru pertama kali turun, munculnya genangan air menjadi sinyal bahwa persoalan tata kelola saluran air perkotaan perlu mendapat perhatian serius.

Warga dan pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintas di titik-titik genangan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Pemerintah Kota Batu diharapkan segera melakukan pemetaan lokasi rawan genangan, membersihkan saluran drainase, serta memastikan tidak ada penyumbatan yang dapat memperparah kondisi saat musim hujan tiba.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Batu dan sejumlah pemberitaan pada 28–29 Oktober 2026, terdapat empat titik utama banjir luapan air serta tiga titik tanah longsor akibat hujan deras pertama setelah musim kemarau.

Berikut lokasi yang dilaporkan:

Empat titik banjir luapan air

Jalan Diponegoro, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo – Air meluap ke badan jalan dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter. Arus cukup deras akibat saluran drainase tersumbat.

Dusun Gondorejo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu – Luapan sungai akibat sumbatan sampah dan akar bambu hingga merendam warung warga.

Dusun Junwatu, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo – Air masuk ke rumah warga dan merusak permukaan jalan.

Jalan Raya Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu – Air meluap hingga masuk ke bangunan dan merendam perabotan warga.

Selain itu, laporan awal juga menyebut Jalan Mustari, Jalan Hasanudin, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Krematorium sebagai kawasan terdampak luapan air.

Tiga titik tanah longsor

Dusun Krajan Lor, Desa Tlekung.
Dusun Gondorejo, Desa Oro-Oro Ombo.
Jalan Wastu Asri, Desa Junrejo.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *