Panitia Masjid Nurul Huda Warujayeng Nganjuk dapat Bantuan Sapi Bobot 1,6 ton dari Presiden Prabowo

oleh
Sapi limusin bobot 1,6 ton di beli Presiden Prabowo ( Istimewa)

HEAD TOPIC.COM – Panitia kurban  Masjid Nurul Huda yang di Kecamatan Warujayeng menerima bantuan sapi kurban berbobot 1,6 ton dari Presiden Prabowo Subianto menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sapi jumbo tersebut disebut menjadi salah satu hewan kurban terbesar yang disalurkan Presiden untuk wilayah Kabupaten Nganjuk.

Sapi kurban itu berasal dari peternak di Desa Bungur,Kecamatan Patianrowo, Nganjuk dan dipilih setelah melalui pemeriksaan kesehatan ketat oleh tim dokter hewan. Bantuan tersebut rencananya akan disembelih di lingkungan Masjid Nurul Huda Warujayeng dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar, khususnya warga kurang mampu.

Panitia masjid menyampaikan rasa syukur dan bangga karena Masjid Nurul Huda dipercaya menerima bantuan hewan kurban langsung dari Presiden. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, bantuan tersebut juga diharapkan mampu memberikan semangat bagi para peternak lokal agar terus meningkatkan kualitas ternak sapi di daerah.

Pemerintah daerah bersama dinas terkait sebelumnya juga memastikan kondisi sapi dalam keadaan sehat, bebas penyakit mulut dan kuku (PMK), serta memenuhi syariat untuk hewan kurban.

Sapi bobot 1,6 ton di beli dari ternak di Patianrowo.

Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk Panitia Masjid Nurul Huda Warujayeng diketahui dibeli dari peternak asal  Desa Bungur, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Sapi jenis Limusin  berbobot mencapai 1,6 ton tersebut menjadi perhatian warga karena ukuran tubuhnya yang jumbo dan kondisi fisiknya yang dinilai sangat prima.

Peternak mengaku proses perawatan sapi dilakukan secara intensif sejak beberapa tahun terakhir dengan pakan pilihan serta pengawasan kesehatan rutin. Tidak heran jika sapi tersebut akhirnya dipilih menjadi hewan kurban Presiden untuk masyarakat Nganjuk pada momentum Hari Raya Iduladha tahun ini.

Tim kesehatan hewan dari dinas terkait juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya, sapi dinyatakan sehat, bebas penyakit menular seperti PMK, serta memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi mulut, kuku, suhu tubuh hingga pola makan ternak.

Momentum ini sekaligus menjadi harapan baru bagi peternak di Kecamatan Patianrowo agar sektor peternakan sapi potong terus berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

Peternak sapi asal Kecamatan Patianrowo Jofan Pratama mengaku bersyukur dan tidak menyangka sapi peliharaannya selama dua tahun akhirnya dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk hewan kurban Iduladha. Dengan perawatan telaten sejak masih bakalan, sapi berbobot 1,6 ton itu kini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan warga sekitar.

Menurutnya selama dua tahun sapi tersebut dirawat dengan perhatian khusus mulai dari pola makan, kebersihan kandang hingga pemeriksaan kesehatan rutin. Pakan hijauan berkualitas serta tambahan nutrisi diberikan agar pertumbuhan sapi tetap maksimal dan sehat.

“Alhamdulillah sangat bersyukur. Tidak menyangka sapi yang kami rawat sejak kecil akhirnya dipilih dan dibeli Presiden untuk kurban,” ungkap Jofan peternak dengan wajah haru, Senen (25/5).

Ia menuturkan, merawat sapi berukuran jumbo bukan perkara mudah karena membutuhkan biaya besar, tenaga ekstra dan kesabaran tinggi. Namun kerja keras itu kini terbayar setelah sapinya dipercaya menjadi bantuan kurban Presiden untuk Panitia Masjid Nurul Huda Warujayeng.

“Kondisi sapi yang sehat dan memiliki postur besar juga menjadi perhatian tim pemeriksa kesehatan hewan. Setelah melalui pemeriksaan, sapi dinyatakan bebas PMK serta layak menjadi hewan kurban,” pungkas Jofan.***