Remaja 12 Tahun di Berbek Nganjuk Tewas Terlindas Ekskavator Saat Bermain di Area Pembangunan Pabrik

oleh -0 Dilihat

HEADTOPIC.COM, Nganjuk – Nasib tragis menimpa seorang bocah berusia 12 tahun di Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Korban tewas setelah terlindas ekskavator saat bermain di area pembangunan pabrik.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi ketika korban bersama tiga anak lainnya berada di sekitar lokasi proyek pembangunan pabrik di Bendungrejo Kecamatan Berbek. Diduga, korban bermain di area pembangunan pabrik.

Kejadian berawal saat korban bernama Riffi tersebut sedang bermain bersama dua rekannya, Sahri (15) dan Kepin (14), sekitar pukul 17.00 WIB.

Ketiga remaja ini masuk ke area proyek dan mendekati alat berat yang sedang tidak beroperasi (mesin mati) dan terparkir di lahan bermedan miring.

“Sahri dan Kepin bermain di dalam alat berat, sedangkan korban berada di alat berat tersebut. Situasi saat itu sepi karena jam kerja operasional sudah selesai,” jelas warga setempat.

Nahas, saat berada di dalam kabin alat berat, Kepin secara tidak sengaja mengotak-atik lubang kunci kontak starter doser menggunakan kunci sepeda motor yang dibawanya.

Tanpa disangka, mesin alat berat itu mendadak menyala dan langsung bergerak meluncur di lahan miring, melindas tubuh Raffi yang berada tepat di jalur pergerakan mesin.

“Saksi Sahri yang panik melihat temannya tertabrak langsung berteriak histeris meminta tolong warga sekitar. Dalam hitungan menit, warga langsung berhamburan menuju lokasi kejadian,” ujar sumber dari pihak berwenang.

Laporan tragedi ini langsung diteruskan ke Perangkat Desa Bendungrejo, Polsek Berbek, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Koramil 0810/04 Berbek sekitar pukul 17.30 WIB.

Petugas kepolisian kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Area proyek juga diperiksa untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan proses penyidikan. Belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti korban bisa berada di area operasional ekskavator maupun ada tidaknya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius terhadap pentingnya pengamanan area proyek, khususnya lokasi yang menggunakan alat berat, agar tidak mudah dimasuki warga maupun anak-anak yang sedang bermain.

Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis dengan bantuan warga sekitar. Tepat pada pukul 20.30 WIB, jasad korban dievakuasi dan dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk menjalani penanganan serta pemeriksaan medis lebih lanjut oleh pihak berwenang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *