
HEADTOPIC.COM, Nganjuk – Kabar gembira dirasakan warga Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Masyarakat setempat kini mendapatkan program Bhakti TNI Manunggal Air, sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih, terutama di tengah kondisi wilayah yang kerap menghadapi keterbatasan sumber air.
Program TNI yang di laksanakan Kodim 0810 Nganjuk tersebut, menjadi angin segar bagi warga yang selama ini harus berjuang mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Kehadiran TNI di tengah masyarakat pun mendapat sambutan positif dan membuat warga merasa terbantu.
Melalui program Bhakti TNI Manunggal Air, 20 titik sumur gali pembangunan sarana sumber air diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tempuran.
Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, ketersediaan air juga diharapkan mampu mendukung aktivitas warga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu warga Supriyono mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut. Mereka berharap sumber air yang dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan mampu menjawab persoalan kebutuhan air bersih yang selama ini mereka hadapi.
Program ini juga menunjukkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi bagi persoalan dasar warga.
Dengan adanya Bhakti TNI Manunggal Air, warga Desa Tempuran berharap tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran TNI tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kebutuhan dasar.
Dandim 0810 Nganjuk: TNI Hadir Membantu Warga yang Kesulitan Air Bersih
Letkol Arh, M. Taufan Yudha Bakti Komandan Kodim 0810 Nganjuk menegaskan bahwa program Bhakti TNI Manunggal Air merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, sebanyak 20 titik sumur gali di peruntukan khususnya warga yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurut Letkol Arh M.Taufan, kehadiran TNI di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, bukan sekadar membangun sarana air, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program Bhakti TNI Manunggal Air ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin TNI benar-benar hadir dan memberikan manfaat, terutama bagi warga yang membutuhkan akses air bersih,” ujar Letkol Arh, M.Taufan.
Dandim berharap sarana yang dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Selain juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa serta masyarakat yang ikut bergotong royong menyukseskan program tersebut.
“Sinergi dan gotong royong menjadi kunci. Ketika semua pihak bergerak bersama, persoalan yang dihadapi masyarakat bisa kita carikan solusi,” tambahnya.
Program Bhakti TNI Manunggal Air di Desa Tempuran diharapkan menjadi salah satu solusi atas persoalan keterbatasan air bersih sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Wakil Bupati Nganjuk Apresiasi Bhakti TNI Manunggal Air di Desa Tempuran
Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengapresiasi program Bhakti TNI Manunggal Air yang dilaksanakan di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu. Program ini dinilai menjadi langkah nyata dalam membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menyampaikan, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting untuk menyelesaikan persoalan kebutuhan dasar warga.
“Pemerintah Kabupaten Nganjuk sangat mengapresiasi program Bhakti TNI Manunggal Air. Ini merupakan bentuk nyata sinergi untuk membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujarnya.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu, keberadaan sarana air melalui program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi warga Desa Tempuran.
Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Dengan pengelolaan secara bersama, manfaat sumber air diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap fasilitas ini bisa dijaga bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Pemkab Nganjuk, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi dengan TNI dan berbagai pihak dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi persoalan air bersih.
Bagi warga Desa Tempuran, hadirnya program Bhakti TNI Manunggal Air menjadi harapan baru. Mereka berharap ketersediaan air bersih dapat semakin mudah dan kebutuhan sehari-hari tidak lagi terkendala persoalan sumber air.***

